Elegant Embroidery
Siapa yang tidak terpesona dengan embroidery (bordir dan sulam), hiasan yang dihasilkan dari tangan terampil manusia yang tampil sebagai pemanis busana atau lembaran kain. Nyaris semua wanita dan pemerhati seni menyukai kerajinan embroidery yang begitu mempesona.

Berdasarkan catatan sejarah peradaban manusia yang telah ditemukan oleh para ahli menyatakan bahwa embroidery sudah ada sejak Jaman Besi (Iron Age) dalam wujud yang sangat sederhana. Pada abad ke-5 SM, embroidery mulai diterapkan dalam busana pria dan wanita sebagai pemanis. Pada abad ke-16, Raja Kejaraan Mughal yang berkuasa di masa itu menyukai busana berdetail embroidery yang terinsipirasi dari busana bangsa Iran, Ottoman dan Mongolia. Kondisi tersebut konon memicu kerajinan embroidery berkembang dengan pesat dan melahirkan pusat-pusat kerajinan embroidery di Lahore, Agram Fatepur dan Ahmedabad.

Kerajinan embroidery tidak hanya berkembang pada satu tempat saja, namun terus tumbuh hingga mencapai Cina, India dan Inggris. Setiap tempat memiliki ciri khas tersendiri yang dapat terlihat dari ragam motif busana yang menggunakan seni embroidery saat ini.

Tips Padu-Padan Busana Beraksen Embroidery
  • Busana beraksen embroidery yang populer di indonesia adalah kebaya. Untuk menimbulkan kesan mewah, pilihlah kebaya beraksen embroidery yang terbuat dari benang emas dan perak. Kombinasikan kebaya tersebut dengan kain batik atau tenun yang bernuansa kontras maupun senada.
  • Untuk digunakan sehari-hari bisa menggunakan kebaya beraksen embroidery yang lebih ringan yang biasa disebut Kebaya Encim. Kebaya ini hadir berkat pengaruh budaya Cina peranakan Indonesia yang beraksen embroidery senada warna kebaya ataupun berwarna kontras sehingga menimbulkan kesan cerah dan ceria. Kebaya ini dapat digunakan bersama dengan celana jeans favorit atapun lilitan kain selendang.
  • Embroidery bisa diterapkan dalam busana modern yang ada saat ini untuk membuat penampilan kian elegan. Pilih busana dengan desain simple dan tegas seperti jacket, long jacket, H-line dress ataupun tunik.
  • Busana vintage beraksen embroidery juga bisa dipakai ke berbagai acara. Untuk acara resmi, padukan dengan kain batik, kain tenun, rok panjang atau celana panjang dengan warna gelap maupun yang senada. Sedangkan untuk penggunaan sehari-hari, busana tersebut –misalnya bolero- dapat dipadukan dengan busana yang lebih kasual seperti sheath dress, celana jeans ataupun kemeja putih.
  • Busana beraksen embroidery bukan hanya milik kaum wanita. Untuk kaum pria, pilihlah embroidery bergaya geometris dengan sentuhan warna yang senada dengan busana, sehingga tetap terkesan maskulin namun elegan.
  • Untuk merayakan tahun baru Imlek, jangan ragu untuk mengenakan cheongsham dan changshan (untuk pria) yang beraksen embroidery dengan motif flora dan fauna karakteristik Cina seperti bunga lotus, merak ataupun gambar yang melambangkan Shio tahun tersebut.
  • Untuk yang kurang menyukai busana beraksen embroidery tetap dapat menghadirkan aksen ini melalui ragam aksesori yang dikenakan seperti sepatu, tas atau clucth bag. Aksesori beraksen ini bisa membuat penampilan secara keseluruhan menjadi lebih istimewa.