Retro Style - De Ja Vu Gaya Unik Atraktif Masa Kini

Istilah retro seringkali muncul dalam dunia fashion. Tetapi sebenarnya retro bukanlah gaya baru, melainkan sebuah termonologi yang digunakan dalam berbagai hal-terutama yang berkaitan dengan bidang seni – untuk sebuah hal atau gaya yang terilhami dari era sebelumnya. Kata retro sendiri diambil dari bahasa latin yang berarti; di masa lalu.

Ulasan gaya retro mulai bermunculan di tahun ‘90an. Pada saat itu banyak perancang dan label fashion terkenal yang terinspirasi dengan berbagai gaya yang berasal dari era lalu, terutama dari era ‘50an dan ‘60an. Inspirasi tersebut direalisasikan melalui permainan motif serta siluet busana yang khas dan populer di masa lalu. Seperti motif psychedelic, motif wajik, motif hounds-tooth, motif geometris, mini dress lurus, siluet busana yang ramping di pinggang, bell-bottom jeans, sunglasses ukuran besar, topi fedora hingga high-school jacket yang sangat populer di era ‘50an.

Kini gaya retro kembali populer dengan design yang modern sesuai gaya hidup masyarakat di abad 21. gaya retro ini dapat digunakan pada busana pria maupun wanita.

Jika tertarik untuk mencoba gaya retro pada acara spesial-misalnya perayaan natal bersama keluarga – simak tip berikut untuk menciptakan gaya retro atraktif :

  1. Untuk pria coba terapkan gaya retro dengan mengenakan celana jeans berpotongan boys cut yang dilipat pada ujungnya. Padankan dengan kemeja lengan pendek serta vest bahan rajut motif wajik atau hounds-tooth. Terciptalah gaya retro masa kini yang terinspirasi dari era ‘50an.
  2. Jika ingin tampil resmi namun stylish, coba kenakan kemeja lengan pendek dan celana panjang bahan katun, lalu padukan dengan dasi bermotif geometris atau psychedelic warna kontras.
  3. Bagi wanita berkaki jenjang dapat menerapkan gaya retro Twiggy, model sekaligus icon fashion di era ‘60an. Model asal Inggris ini merupakan model yang turut mempopulerkan mini dress bersiluet lurus dengan aksen trimmings warna kontras.
  4. Untuk pribadi yang berani, cobalah gaya retro dengan mengenakan busana bercorak psychedelic. Agar terlihat tetap modern, padukan blus atau rok corak ini dengan busana polos warna senada atau kontras.
  5. Bila anda tidak percaya diri untuk mengenakan busana gaya retro coba terapkan gaya ini pada riasan. Misalnya, kenakan lipstik merah terang dan padukan dengan riasan wajah yang agak pucat. Anda baru saja menerapkan riasan ala Marilyn Monroe, bintang layar perak yang populer di tahun ’50an hingga '60'an.

Sejarah Motif Psychedelic
Psychedelic arts diyakini banyak orang merupakan seni yang berasal Dari inspirasi atau gambaran artistik yang dihasilkan dari alam bawah Sadar (halusinasi) para pengguna obat-obatan psikotropika. Banyak Kalangan menganggap seni psychedelic menyerupai seni surrealist.Memauski tahun ‘60an, seni psychedelic menjadi sangat populer di Amerika, terutama di San Fransisco yang dipelopori oleh seniman Poster seperti Rick Griffin, Victor Moscoso, Bonnie Maclean, Stanley Mouse, Alton Kelley, dan wes Wilson. Hingga tahun ‘70-an gerakan seni Ini semakin berkembang di Amerika, bahkan menyebar ke pelosok Dunia, termasuk Inggris. Perkembangan dari seni ini tentu saja turut Mempengaruhi animo dan gaya hidup masyarakat di era tersebut, salah satunya adalah industri mode. Oleh sebab itu di era ‘60an hingga 70’an, Seni yang identik dengan optical art dan motif abstrak dalam sentuhan Warna kontras ini banyak diterapkan pada motif maupun kombinasi warna Busana.